Angels Surround Me

Gw rasa, ada terlalu banyak hal kecil yang indah di sekitar gw. Salah satunya adalah anak kecil. Siapa pun itu, di mana pun itu. Polos, sederhana, jujur, tanpa beban, gak berdosa, bebas. Woh! Banyak banget lah pokoknya.

Kalo liat anak kecil, ada 2 kemungkinan reaksi yang muncul:

1. Sirik, pengen jadi anak kecil lagi.
2. Pengen punya anak.

Tapi efek sampingnya selalu sama, seneng, tenang, dan peeeenuh cinta (ciailah :p).

Kenapa bisa gitu ya? Apa sih sebenernya yang membuat anak kecil itu punya kualitas* seneng, tenang, penuh cinta ini? Coba dipretelin ah~

Continue reading →

Advertisements

Tak Lekang Oleh Waktu

 Jangan gengsi demi sesuap nasi, yang penting halal dan tidak korupsi. – Metro Mini 62

Entah udah berapa lama bapak ini jualan di halte bis kuning UI, yang jelas sejak gw masih jadi mahasiswa baru bapak ini udah ada. Tapi hari ini agak beda, bapak ini jadi aksen pemandangan gw sebelom naik bikun. Inspirasi! Tau kenapa?

Continue reading →

When You Get Over-Bored with … Kantek!

Akhirnya setelah berkali-kali gagal, Jum’at tanggal 29 Maret kemaren, gw dan 3 temen seperjuangan-kehidupan-kampus berhasil menunaikan hajat kita buat wisata kuliner ke Bogor, wohoo! \m/ Nah, perjalanan ini gw namai WISKURSI, Wisata Kuliner Lintas Generasi. Mau tau kenapa? Mari kita lihat daftar hadir Wiskursi perdana ini..

Daftar hadir dari yang paling tua, ada Karina Citra Ninta Bangun Ars’09, Sri Wulandari Ars’10, Siti Bararah Nurhaqiyati Arsin’10, dan yang paling bontot-tapi-kayak-lebih-dewasa Fadhilah Manan Tekim PI’11.

Nah, 4 ibu-ibu ini berombongan nyari makanan yang populer di Bogor. Katanya sih itu ada di daerah Taman Kencana (ini hasil tukar wawasan sama abang-abang di Tourist Information Center, Taman Topi dan didukung oleh informasi temen gw anak Bogor, Ryan Junaldi). Akhirnya setelah kita ketemuan di Taman Topi, deket Stasiun Bogor, berangkatlah kita naik angkot 02, kalo gak salah.

Continue reading →

What Makes You Refreshed?

Beautiful Brain

Akhir-akhir ini gw lagi susah banget konsen ngerjain tugas. Rasanya gw lagi passionate banget sama yang namanya refreshing. Cape dikit dilampiasin dengan refreshing banyak-banyak. Deadline? Nanti dulu laah..

Fokus otak lagi kacau balau, alhasil UTS stress dan tugas kacau!

Tiba-tiba gw jadi kepikiran, kenapa sih kita suka refreshing? Kenapa sih refreshing bisa lebih menyenangkan daripada ngerjain tugas? Apa sih sebenernya refreshing itu?

Kalo dari segi bahasa, refreshing berasal dari kata refresh yang salah satu artinya To revive with or as if with rest, food, or drink; give new vigor or spirit to. (thefreedictionary.com)

Sama kan sama persepsi kita selama ini? Tapi kalo dipikir-pikir refreshing ala gw gak se-simple istirahat, makan, minum, lalu REVIVE!  Yaah paling gak dengerin musik sambil nyanyi-nyanyi atau nonton film hasil donlotan deh. Pokoknya apa yang gw rasa suka gw lakuin deh buat refreshing.  Pertanyaannya: kenapa hal-hal seperti itu yang membuat kita merasa refresh dan bukan yang lain? Ngerjain soal matematika misalnya. Apa sebenernya yang membuat otak kita terasa ter-revive?

Continue reading →

One In A Billion

“I am one in a billion..”

Gw pengen nyoba kepantasan kata ini sebagai deskripsi diri terkait konteks waktu saat gw menulis post ini.

Bumi kini dihuni oleh lebih dari 7 milliyar manusia. Jumlah yang fantastis yah!

Dan ada mitos bahwa kita punya 7 kembaran yang tersebar di bumi, secara scientific ini bisa dikaitkan dengan fenomena Doppelganger.

Ada 7 ‘Siti Bararah N.’ di antara 7 milliyar manusia. Berarti akan ada 1 ‘Siti Bararah N.’ di tiap milliar manusia di bumi. Oke, statement di atas bisa diterima (Y)!

Tapi jika Usia Harapan Hidup manusia Indonesia, khususnya area DKI Jakarta, adalah 75 tahun (periode tahun 2010-2015), maka predikat “One in a billion” hanya akan berlaku, untuk gw setidaknya, sampai tahun 2067.

*iseng-iseng belaka :p

HDR Experiment

 

When you get over-bored… with the city!

Pernah bosen sama lingkungan sekitar yang gitu-gitu aja? Sama rutinitas sehari-hari yang tempatnya itu-itu lagi?

Coba beberapa hal di bawah ini 🙂

1. Jalani rutinitas kayak biasa, tapi lewat jalan-jalan yang berbeda! Misal, biasanya ke kampus naik kereta, cobain sekalikali naik metromini atau sepeda mungkin? Rute yang beda bisa memberi pengalaman yang berbeda, pengetahuan yang beda juga walopun cuma, mungkin, hal-hal yang terlihat sepele. Jalan kaki sendirian juga asik loh! Karna ketika jalan sendirian otomatis mulut diem, dan mata jadi bisa ‘melihat’ lebih banyak 🙂

2. Do some levitation photography! Yah mungkin efeknya cuma berasa di hasil jepretannya, tapi setidaknya lewat jepretan itu lo bisa membayangkan hal-hal seru lain dari sudut-sudut kota atau tempat yang ngebosenin itu. Ini jepretan gw dan ade gw :

Dan serunya lagi adalah fotografi jenis ini bisa ‘dibuat’ bercerita loh, jadi bakalan makin asik ngebayanginnya 😀

Alat-alatnya juga cukup simple: kamera (apapun bisa dari HP sampe DSLR bisa, kalo ada settingan shutter speed bisa diset ke 1/200), loncat dengan santai, dan yang paling penting ekspresi muka yang natural. Mau lebih banyak inspirasi? Bisa mampir ke sini: yowayowacamera.com Seruu! 😀