Menafikan Rumah

Lagi-lagi ngomongin: apa itu ‘rumah’? Sekian lama mencoba mendefinisikan arti rumah, gw belum juga bisa mendefinisikan secara sempurna apa itu ‘rumah’. Tapi setidaknya ada suatu definisi sementara yang saat ini gw pahami.

Dalam bahasa Inggris ada 2 kata yang diartikan sebagai rumah, house dan home. House adalah definisi fisik dari rumah, terbuat dari bata, berpintu dan berjendela, dinaungi atap, dsb. Sedangkan home adalah sesuatu yang lebih subtle. Entah kenapa bahasa Indonesia gak punya kata yang bisa membedakan dua makna ini, atau mungkin gw aja yang perbendaharaan katanya terbatas.

Definisi ‘rumah’ yang sedang gw bicarakan mungkin lebih dekat maknanya dengan home, the subtle one. Bagi gw rumah adalah di mana kita bisa berada dekat dengan orang-orang yang paling kita cintai. Di mana pun itu, entah kita sedang berada di rumah fisik yang sesungguhnya maupun tidak. Masih abstrak sepertinya.

Continue reading →

Advertisements

SELEPAS JAM KANTOR

protagoni.blogspot.com

B: “…emang tuh perempuan, bisanya teriak aja kalo keencet…perempuan tuh gak mau naik kalo busnya penuh, maunya duduuk aja. Padahal kan yang penting nyampe. Jadi ketahan gini kan antriannya…”

R: (dalem hati) Lah bapak gatau kalo orang-orang yang nempel di pinggir itu nungguin bus jurusan tertentu? Itu isinya beragam loh, ada laki-laki, perempuan, anak kecil, remaja, nenek-nenek, waria, dll. Lagian perempuan jaman sekarang, terutama ibu-ibu, strong kali, bawa kursi sendiri ke mana-mana.

B: “WOI! WOI! Pak! Diatur-atur dong itu barisannya! Diatur-atur!!! Haaaah.”

Continue reading →

SAMPAH

Di Negeri di Ujung Tanduk
kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi.
-Tere Liye
Hampir di setiap area publik gw menemukan orang-orang yang ngebuang sampah sembarangan. Sikap gak peduli orang-orang dengan keadaan lingkungan sekitar suka bikin gw sedih banget. Ngeliat anak kecil buang sampah sembarangan, bahkan tanpa sudi buat ngeliat ke mana jatuhnya sampah yang dia sebar. Lebih miris lagi ketika ngeliat orang dewasa yang melakukan hal ini. Terlihat bahwa kepedulian akan kebersihan hampir gak ada.

Continue reading →

TICKETS TO HEAVEN

ticket

Seorang ibu yang peduli akan menjadi tiket untuk suami yang diurusnya dan anak baik yang dibesarkannya.

Seorang bapak yang bertanggung jawab akan menjadi tiket untuk istri yang dijaganya dan anak baik yang dibesarkannya.

Seorang anak yang baik akan menjadi tiket untuk kedua orang tua yang membimbing dan mengasihinya.

***

Karena semua serba terkait, jadilah yang terbaik bagi orang di sekitarmu.