What Makes You Refreshed?

Beautiful Brain

 

Akhir-akhir ini gw lagi susah banget konsen ngerjain tugas. Rasanya gw lagi passionate banget sama yang namanya refreshing. Cape dikit dilampiasin dengan refreshing banyak-banyak. Deadline? Nanti dulu laah..

Fokus otak lagi kacau balau, alhasil UTS stress dan tugas kacau!

Tiba-tiba gw jadi kepikiran, kenapa sih kita suka refreshing? Kenapa sih refreshing bisa lebih menyenangkan daripada ngerjain tugas? Apa sih sebenernya refreshing itu?

Kalo dari segi bahasa, refreshing berasal dari kata refresh yang salah satu artinya To revive with or as if with rest, food, or drink; give new vigor or spirit to. (thefreedictionary.com)

Sama kan sama persepsi kita selama ini? Tapi kalo dipikir-pikir refreshing ala gw gak se-simple istirahat, makan, minum, lalu REVIVE!  Yaah paling gak dengerin musik sambil nyanyi-nyanyi atau nonton film hasil donlotan deh. Pokoknya apa yang gw rasa suka gw lakuin deh buat refreshing.  Pertanyaannya: kenapa hal-hal seperti itu yang membuat kita merasa refresh dan bukan yang lain? Ngerjain soal matematika misalnya. Apa sebenernya yang membuat otak kita terasa ter-revive?

Ada satu cerita, kisah nyata loh, yang menurut gw menarik banget:

Seorang anak Teknik UI angkatan 2009, sebut saja Indra, sangat dikagumi atas kepiawainnya dalam manajemen waktu. Antara waktu kuliah, organisasi, dan sosialisasi. Dia aktif di organisasi, aktif di 2 kegiatan besar jurusan sebagai anak bagian materi, dan bahkan dia sanggup lulus 3,5 tahun dari jurusan yang terkenal jarang-banget-tidur-dan-rawan-stress. Yang paling ajaib dari semua itu adalah: dia selalu tersenyum, dan GAK PERNAH STRESS! Konon katanya, setiap waktu luang dia habisin buat ngerjain tugas dan baca buku. Tapi itu juga gak bikin dia jadi anak kuper. Sambil ngegaul, dia (katanya sih) sambil ngerjain tugas atau baca. Bahkan kegiatannya selama mengisi liburan adalah ngerjain soal matematika *jeder!!! Dia melakukan itu semua atas dasar kesenangan (katanya siih).

Kalo inget cerita ini yang terbesit di benak gw adalah: the world did turn up side down, wasn’t it? Aneh? Nah! Makanya, biar ngerti, kita pun harus melihat dunia ini sambil kayang! 😀

Coba kita lihat. Kalo gw memandang bahwa musik, film, dan jalan-jalan sebagai hal menyenangkan yang patut dilakukan kalo otak lagi mumet. Sedangkan Indra memandang bahwa kegiatan yang menyenangkan adalah belajar dan mengerjakan soal matematika ketika liburan. Ada yang salah? Tentu engga. Karena dari dulu pun (sepertinya) tidak ada yang mematenkan musik, film, dan jalan-jalan sebagai hal yang menyenangkan otak, sedangkan mengerjakan soal matematika tidak. Tapi kenapa kegiatan bersenang-senang Indra ini terlihat aneh?

Mari kita kayang (flashback). Mungkin, hal ini berkaitan dengan lika liku kehidupan masa muda kita yang mempengaruhi persepsi perseorangan dalam memandang mana hal yang menyenangkan dan mana yang tidak.

To effectively communicate, we must realize that we are all different in the way we perceive the world and use this understanding as a guide to our communication with others. – Tony Robbins

Nah, dari sini terlihat seberapa besar pengaruh cara kita merasakan dunia, terhadap pola pikir yang kemudian terbentuk. Hal ini kemudian akan berpengaruh juga pada tindakan kita dalam merespon hal-hal dalam kehidupan masa depan. Tapi terlepas dari semua itu, gw masih penasaran.

Seperti apa sebetulnya kondisi otak yang refreshed secara biologis?

Nah, setelah penelusuran panjang, gw akhirnya tahu bahwa kondisi emosional yang diatur otak itu sangat berhubungan dengan frekuensi gelombang yang dihasilkan otak.  Ada 4 macam gelombang otak , dan dominasi tiap gelombang akan mempengaruhi kondisi fisik dan mental kita. Dan kira-kira seperti ini zoning gelombang otak yang sedang dalam kondisi tenang, bersemangat, dan perasaannya segar:

Alpha WaveGelombang Alpha, frekuensi 8.0-12.0 Hz.

Kenapa sih gelombang Alpha bias bikin perasaan segar, tenang, semangat? Ternyata…

… Dalam kondisi ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasa tenang, nyaman dan bahagia. Gelombang alfa akan membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indra kita meningkat. -mengenal-otak.blogspot.com

Kondisi Alpha ini biasanya muncul ketika kita lagi relaks, dan gw rasa itu sama dengan kondisi gw pas refreshing. Nonton, dengerin musik, dan jalan-jalan santai. Semua ini bikin gw santai dan seneng, that’s great! Tapi ketika rasa seneng dan santai itu bisa dicapai dengan kegiatan yang produktif, terutama dari segi tugas-menugas, bukankah itu bakal lebih luar biasa lagi? Entah gimana caranya, walaupun ini terkesan sangat workaholic atau academic-freak, gak ada salahnya dicoba. Let’s find out the learning-with-passion-love-and-full-of-happiness way!!!

Oiya sebelom bersenang-senang dengan refreshing, apapun itu stylenya, kita juga perlu tau apa sebenernya manfaat refreshing buat otak. This way! 🙂

Advertisements